Alasan Mengapa Banyak Orang Masih Enggan Belanja Online

Belanja-Online

Anda tidak perlu pergi ke toko, justru toko yang pergi ke rumah Anda. Mungkin itu adalah ungkapan yang pas untuk sistem belanja di era serba online saat ini. Dengan sistem online Anda bisa memilih barang yang tersedia pada katalog, lengkap dengan deskripsi serta spesifikasinya. Pembayaran bisa melalui banyak cara, baik itu rekening ATM, kartu kredit, maupun dengan layanan jasa pembayaran virtual seperti PayPal.

Setelah itu Anda tinggal menunggu barang yang dipesan akan datang ke rumah melalui jasa ekspedisi pengiriman barang. Yang pasti sangat memudahkan, sangat ringkas dan mungkin bisa mengurangi pengeluaran lain. Meski dengan kemudahan yang memanjakan, tetap saja masih banyak orang yang enggan belanja online dengan berbagai alasan.Nah, sebagai seorang pebisnis atau pedagang online pastinya Anda harus jeli mengetahui apa saja alasan orang enggan belanja online. Berikut ulasannya:

1. Masalah Kemanan

Salah satu alasan yang paling umum mengapa orang masih enggan belanja online adalah karena masalah keamanan. Mungkin karena banyaknya pemberitaan mengenai penipuan-penipuan dalam jual beli online. Ketakutan ini biasanya dialami oleh orang yang jarang berbelanja online atau orang yang sudah pernah terkena penipuan.

Umumnya kasus penipuan adalah barang yang tidak kunjung datang setelah proses transfer. Meski demikian, sebenarnya ada solusi aman untuk menghindari penipuan seperti memanfaatkan jasa layanan rekening bersama dengan tambahan biaya.

2. Tidak Bisa Cek Barang Langsung

Ada baiknya setelah Anda browsing di internet dan menemukan barang yang diinginkan, langsung saja pergi ke tempat pemiliknya untuk pengecekan barang. Namun itu bila barang yang Anda inginkan tidak berada jauh dari tempat tinggal Anda. Jika berada diluar kota atau luar provinsi tentu saja urung dilakukan. Itulah alasan mengapa orang malas belanja online, karena masih sangsi dengan barang yang hendak dibeli. Sering terjadi kasus barang yang dikirim ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Dalam masalah ini, memang pembelian secara langsung lebih efektif.

3. Tidak Memiliki Fasilitas Pembayaran

Barang sudah cocok, harga sudah terjangkau, giliran masalah fasilitas pembyaran yang tidak ada. Memang tidak bisa dipungkiri masih banyak orang yang memiliki fasilitas pembayaran seperti rekening, kartu kredit maupun pembayaran virtual online. Alhasil jika demikian masalahnya, cara terbaik pergi langsung ke toko dan membawa uang tunai. Setidaknya ada solusi lain, yakni meminjam fasilitas pembayaran orang lain.

4. Pelayanan Kurang Bagus

Mungkin Anda salah satu orang yang pernah menghadapi seorang seller dengan pelayanan yang kurang memuaskan. Ya, ini adalah salah satu alasan mengapa orang malas belanja online. Kurang memasukannya pelayanan seperti lama membalas pesan sms, atau menjawab pertanyaan dari calon pembeli semaunya sendiri.

Jadi sebagai seller, sebaiknya Anda memperhatikan masalah pelayanan kepada konsumen. Lebih responsif dan tidak malas menjawab banyak pertanyaan dari calon pembeli. Ingat tentang ungkapan “pembeli adalah raja”.

5. Harus Menunggu

Pembelian barang secara online memang lebih mudah, namun bukan berarti lebih cepat. Yang dimaksud adalah lebih cepat menggunakannyal. Ya, tentu saja bagi Anda yang berada di kota A dan seller di kota D dengan jarak ratusan kilo meter pastinya harus menunggu barang dikirim lebih dahulu.

Lamanya pengiriman bisa sampai 2 sampai 5 hari tergantung dari jauhnya. Itulah salah satu alasan mengapa orang malas berbelanja online, dimana harus harap-harap cemas menunggu barangnya datang. Padahal dalam hati sudah cepat-cepat ingin menggunakannya.

6. Barang Rusak Saat Proses Pengiriman

Masih dalam masalah keamanan barang, yakni kekhawatiran akan rusaknya barang saat proses pengiriman. Jadi pentingnya mengasuransikan barang yang Anda beli saat proses pengiriman. Setidaknya ini adalah salah satu alasan mengapa orang enggan belanja online, terutama jika belanja barang-barang yang rawan rusak seperti barang elektronik atau barang-barang yang terbuat dari bahan yang rentan pecah.

7. Meragukan Toko Online

Poin ini masih berhubungan erat dengan poin pertama. Dengan toko online yang seadanya serta foto serta deskripsi yang sudah jelas merupakan hasil copy-paste, siapa yang akan percaya? Apalagi bila diminat menggunakan rekening bersama tidak bersedia. Dipastikan orang akan malas belanja online. Jadi bagi Anda seorang seller baiknya memperbaiki tampilan situs, menggunakan foto sendiri dan selalu bersedia bila diminta menggunakan rekening bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *