Cara Yang Salah Promosi Bisnis di Media Sosial

Promosi-Bisnis-di-Media-Sosial

Sudah bukan hal baru mengenai promosi bisnis via media sosial. Ya, banyak orang yang ternyata mampu meraih kesuksesan melalui promosi bisnis maupun produknya via internet, khususnya melalui fasilitas media sosial yang saat ini cukup banyak pilihannya. Bayangkan saja, ada jutaan member di Facebook, Twitter, Tumblr, Instagram, Path maupun Google+ yang bisa menjadi sasaran sebagai mitra bisnis Anda.

Selain itu pula, ada beragam trik-trik agar bisnis Anda terlihat menarik dan akhirnya diminati orang lain. Sayangnya cukup banyak orang yang tidak menggunakan standard etika yang baik ketika mempromosikan atau memperkenalkan bisnis maupun produknya melalui media sosial. Artinya banyak yang semena-mena memanfaatkan media sosial dan akhirnya justru malah mengganggu privasi orang lain.

Inilah pentingnya Anda memahami bagaimana cara yang baik dalam promosi bisnis di media sosial. Dan penting pula mengetahui promosi produk dan bisnis bagaimana yang dianggap termasuk kategori salah. Berikut ulasannya:

1. Menyampaikan Promosi Secara Direct

Tiba-tiba seseorang menerima sebuah pesan pribadi baru di akun media sosialnya. Ternyata hanya berisi tentang promosi sebuah produk atau ajakan mengikuti bisnis. Tentu ini seperti promosi-promosi yang sering di terima di pesan singkat SMS pada ponsel.

Kebanyakan orang merasa tergangu dengan promosi secara direct semacam ini, bukannya mendapatkan konsumen atau mitra Anda justru dianggap sebagai pengganggu. Akan lebih baik Anda promosi melalui postingan yang tidak secara langsung menuju kepada orang tertentu, namun postingan umum yang masuk pada Beranda atau Home pada media sosial.

2. Promosi Secara Terus Menerus

Ketika kami menghimbau Anda untuk tidak promosi secara direct, bukan berarti Anda seenaknya saja memposting promosi bisnis pada Beranda dengan terus menerus atau dalam jumlah yang banyak. Ini juga sama saja mengganggu dan memenuhi Beranda teman Anda. Sebaiknya lakukan promosi dengan teratur, seperti menggunakan aturan waktu beberapa jam sekali.

3. Postingan Anda Sepanjang Hari Berisi Promosi Terus

Untuk perusahaan besar dengan produk maupun bisnis unggulan sudah memahami bahwa orang-orang akan bosan dengan postingan promosi sepanjang hari. Itulah mengapa mereka kadang kali memberikan selingan postingan yang tidak berhubungan dengan produk dan bisnis.

Sebagai contoh dalam 10 postingan status di media sosial, ada sekitar 4 di antaranya merupakan promosi produk atau bisnis dan sisanya adalah berbagai konten lain yang tidak berkaitan dan bersifat hiburan seperti gambar unik, video, testimonial, berita terbaru, meme lucu, humor dan sebagainya. Sayangnya hal ini tidak disadari oleh pebisnis pemula yang begitu arogan dan agresif dalam promosi di media sosial.

4. Tidak Peka Dalam Mengetahui Seberapa Efektifnya Promosi

Mungkin postingan status promosi bisnis Anda sudah menjangkau banyak orang karena banyaknya followers, tetapi jika diperhatikan hanya ada sedikit yang melakukan like, retweet maupun komen. Tentu saja ini tandanya yang salah, segeralah melakukan analisa apakah promosi Anda sudah baik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Kemudian lakukan percobaan beberapa variasi dan perubahan konten status promosi untuk mencapai target pasar bisnis Anda. Ingat, inovasi dapat menentukan kesuksesan Anda.

5. Tidak Mau Memberi Komentar Balasan

Sebagai respon baik seharusnya Anda memberikan komentar balasan kepada setiap orang yang komentar terhadap postingan yang Anda kirim. Apapun itu, baik komentar positif maupun negatif harus di respon.

6. Promosi Dengan Konten yang Menjatuhkan Kompetitor

Bersainglah dengan cara sehat, dan Anda boleh membandingkan produk atau bisnis Anda dengan milik kompetitor. Namun sebaiknya tidak perlu menjatuhkan atau menjelek-jelekan kompetitor. Itu hanya membuat Anda terkesan egois dan ingin menang sendiri. Banyak sekali ditemui kejadian perdebatan antar orang yang pro dengan bisnis ini dan kontra dengan bisnis ini, kemudian malah saling menjatuhkan reputasi lawannya dan memberikan informasi tidak benar tentang orang lain.

7. Promosi di Waktu yang Salah

Tentu saja ini sangat berpengaruh pada efektivitas kegiatan promosi Anda. Sebagai contoh apabila Anda melakukan posting promo di jam waktu kerja dengan target pasar yang sebenarnya adalah untuk orang dewasa, maka tentu akan mendapat respon yang sedikit karena kebanyakan mereka sedang berada ditempat kerja. Bandingkan dengan postingan pada waktu istirahat, atau waktu dimana orang sedang bersantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *