Kekurangan Layanan Instagram Untuk Keperluan Marketing Online

Meski sebelumnya sudah ada Flickr atau Photobucket, kenyataannya kedua layanan tersebut dipastikan kalah bersaing dengan Instagram. Jika dilihat fiturnya, Instagram memiliki fitur yang hampir sama dengan Flickr dan Photobucket. Hanya saja Instagram lebih difokuskan untuk penggunaan mobile, khususnya sistem operasi Android dan iOS. Lagipula justru Instagram memiliki banyak kekurangan dibandingkan layanan pesaingnya.

Bagaimana lagi, Instagram sudah terlanjur populer dibandingkan layanan sharing foto lain. Bahkan saat ini ada banyak orang yang memanfaatkannya untuk keperluan marketing atau pemasaran online. Anda bisa mengunggah foto, kemudian memberikan keterangan dengan hastags kata kunci untuk selanjutnya bisa mudah dicari pada fitur searching. Lagipula sebelum mengunggahnya Anda juga akan ditawarkan untuk menggunakan fitur editing foto yang didalamnya banyak opsi pengubahan warna melalui efek.

Dengan banyak kelebihan, kenyataannya Instagram juga banyak dikeluhkan karena kurangnya fitur yang ada terutama untuk aktivitas marketing online. Berikut ini kami akan mengulas kekurangan layanan Instagram untuk keperluan bisnis atau marketing online, sebagai pertimbangan:

1. Foto yang dibatasi ukurannya

Ketika Anda mengunggah sebuah foto di Instagram, akhirnya Anda akan dipaksa untuk memotong atau crop foto dengan rasio yang sudah ditentukan. Jangan harap Anda bisa mengunggah foto dengan rasio penuh karena Instagram hanya bersedia mengunggah dengan rasio 3:2 berbentuk kotak. Akhirnya Anda harus merelakan ada bagian foto yang tidak ikut terunggah, padahal mungkin dibagian tersebut masih ada gambar produk penting.

Inilah salah satu kekurangan yang sangat dikeluhkan  oleh pengguna Instagram di seluruh dunia. Pemotorngan dengan rasio demikian sebenarnya bukan tanpa alasan, karena Instagram mengklaim bahwa pemotongan menjadi foto kotak merupakan konsep dari hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid.

2. Tidak bisa membuat status

Tidak seperti BBM yang memiliki fitur PM, Twitter dengan Tweet-nya atau media sosial lain yang dapat membuat status berupa pesan. Dalam Instagram Anda tidak akan menemui fitur tersebut, karena layanan ini murni hanya untuk mengunggah foto.

Jadi ketika masuk ke Home atau Beranda Instagram yang ada hanyalah foto dan foto saja. Jika Anda ingin membagikan pesan atau status, maka Anda juga harus mengunggah foto. Jadi hampir mustahil bila ingin menginformasikan produk, atau memberitahu hal lain hanya dengan tulisan saja pada Instagram.

3. Fitur chatting yang merepotkan

Menggunakan layanan media sosial lain Anda akan dimudahkan dengan fitur chatting antar pengguna. Bahkan Facebook memiliki fitur chatting tulisan dan video, sedangkan Instagram mana? Anda tidak akan menemukan fitur chatting sesama pengguna. Yang ada hanyalah fitur komentar biasa pada foto yang diunggah. Sebenarnya pihak pengembang Instagram sudah memberikan layanan yang bernama InstaMessage yakni layanan chatting antar sesama pengguna Instagram.

Namun banyak pengguna Instagram yang malas menggunakan layanan InstaMessage ini karena aplikasinya yang terpisah dengan aplikasi Instagram utama. Alhasil untuk transaksi terpaksa harus memanfaatkan layanan chatting lain seperti BBM, Line atau WhatsApp.

4. Akses terbatas menggunakan komputer

Meskipun hanya diperuntukan untuk sistem operasi Android dan iOS, Instagram juga bisa diakses melalui Instagram.com melalui komputer Windows. Hanya saja Anda hanya akan memiliki akses terbatas, bahkan sangat terbatas. Sekedar login, melihat Home, melihat profi dan mengedit profil.

Menggunakan komputer Anda tidak akan bisa mengunggah satu pun foto. Padahal seorang pebisnis online tidak selalu menggunakan smartphone, karena untuk akses lebih cepat dan leluasa adalah menggunakan komputer.

5. Persaingan ketat

Fitur hastags memang sangat memudahkan orang lain mencari sebuah foto atau foto produk menggunakan kata kunci tertentu. Namun sekaligus akan menimbulkan persaingan ketat. Orang bakal dengan mudah menemukan foto Anda, namun juga bisa dengan mudah beralih ke foto lain.

Contohnya Anda menulis hastags #jamunik, ketika seseorang menulis kata kunci #jamunik maka akan muncul daftar foto yang memiliki hastags tersebut. Semakin banyak produk sama yang muncul berarti semakin memperketat persaingan. Tinggal bagaimana kondisi dan harga produk Anda.

6. Instagram membuat boros

Sering mengakses Instagram, maka Anda akan banyak menemukan foto-foto indah dan foto-foto orang narsis. Namun Anda juga akan menemukan bahwa kuota internet ternyata terkuras habis. Borosnya Instagram karena pengaksesan foto yang banyak, seperti Anda sedang mengakses album foto pada Facebook. Jika tidak membatasi penggunaan, bisa-bisa keuntungan bisnis Anda hanya habis untuk paket data internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *