Tips Menambah Teman di Media Sosial yang Tidak Dikenal

Hand holding a Social Media 3d Sphere sign on white background.

Media sosial menjadi sebuah fasilitas yang membuat Anda terhubung dengan banyak orang. Jadi Anda bisa chatting dengan siapapun yang telah terhubung, meski di dunia nyata Anda sama sekali tidak mengenalnya. Ketika awal-awalnya media sosial populer di Indonesia, banyak remaja ABG yang berlomba-lomba untuk menambah pertemanan sebanyak-banyaknya.

Tentu hal ini merupakan sesuatu yang tidak terlalu berguna meski banyak yang menganggap merupakan langkah awal untuk mencari sahabat baru. Tetapi alangkah baiknya jika Anda menjadi bijak dalam menambah pertemanan atau follower di media sosial baik itu Facebook, Twitter, Path dan lain-lain. Nah berikut ini adalah beberapa tips menambah teman di media sosial meski Anda tidak mengenalnya secara langsung:

1. Pastikan teman baru Anda berkaitan dengan Anda

Maksudnya, sebelum Anda menambah seseorang sebagai teman di media sosial, perlu diperhatikan apakah orang tersebut berkaitan dengan Anda? Sebagai contoh Anda menambah seseorang sebagai teman karena dia memiliki hobi mendaki gunung yang sama seperti Anda.

Bisa juga karena seseorang tersebut menjalankan bisnis yang sama dengan Anda atau memiliki minat pada bidang yang sama seperti musik, olahraga dan lain-lain. Apa jadinya jika Anda menambahkan seseorang yang di dunia nyata tidak saling mengenal serta ternyata sama sekali tidak memiliki kaitan dengan Anda?

2. Teman baru bisa merupakan konsumen atau mitra bisnis

Pentingnya bila Anda menjalankan bisnis, Anda juga harus berteman dengan orang-orang yang merupakan konsumen atau mitra bisnis meski sebelumnya tidak saling mengenal langsung. Tentunya hal ini akan menjadikan Anda bisa lebih berkomunikasi dan berdiskusi mengenai produk yang Anda jual atau perkembangan bisnis yang sedang berjalan.

3. Domisili dekat lebih baik

Penambahan pertemanan di media sosial yang tidak dikenal memang cukup berguna jika ada hal yang berkaitan dengan Anda.Tetapi akan lebih baik jika jarak tempat tinggal tidak berjauhan. Hal ini agar memudahkan Anda untuk melakukan ’kopi darat’ dibandingkan dengan orang-orang luar provinsi atau luar pulau. Sebagai contoh Anda menawarkan sebuah kerjasama bisnis, maka untuk lebih lanjut bisa diadakan pertemuan langsung dengan orang tersebut yang baru dikenal lewat media sosial.

4. Pastikan Anda menambahkan pertemanan dengan orang yang wajar

Patut dicurigai berteman di media sosial dengan orang-orang yang sebelumnya memang tidak Anda kenal. Bukan hal yang tidak mungkin bila Anda berteman dengan orang yang terlibat dengan kasus kriminal atau orang-orang yang tidak bisa dipercaya. Sering kali terjadi penipuan-penipuan yang berawal dari komunikasi lewat media sosial. Lihat dengan seksama profile-nya dan perhatikan apakan semuanya ditulis dengan wajar? Dan apakah ada yang mencurigakan.

5. Lihat aktivitas dan rekam jejaknya

Apakah ini penting? Ataukah terlalu berlebihan? Tidak juga karena untuk lebih amannya Anda harus mengetahui siapa orang yang berteman dengan Anda di media sosial. Pastikan Anda melihat postingan-postingan seseorang yang hendak ditambahkan, apakah yang dipostingnya adalah sesuatu yang baik atau buruk. Bisa saja ia adalah tukang spam, pengguna auto bot medsos, atau orang yang suka memposting dengan kata-kata kasar.

6. Jangan menambahkan teman yang menampilkan foto tidak jelas

Anda tidak akan mengetahui bagaimana wajah orang yang ada pada pertemanan jika tidak memiliki foto jelas. Sebaiknya hindari pertemanan dengan orang yang tidak menampilkan foto jelas. Bahkan penipu terkadang menggunakan foto orang lain agar tidak terlacak.

7. Teman baru bisa menjadi Liker fans page

Salah satu cara untuk bisa menambah Liker atau pengikut pada fans page (Halaman) adalah dengan menginvite teman-teman Anda sebagai Liker. Dengan banyaknya teman dengan minat yang berkaitan dengan fans page Anda maka bisa dimungkinkan mereka menjadi Liker.

8. Segera remove bila teman yang ditambahkan sudah tidak aktif

Ada beberapa alasan mengapa orang tidak lagi aktif dari media sosial. Jika demikian yang terjadi lebih baik Anda segera melakukan remove karena hanya akan memperbanyak pertemanan yang sudah tidak berguna. Inilah pentingnya sesekali Anda melihat lagi mana teman yang masih aktif dan mana yang sudah tidak aktif lagi menggunakan sosial media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *