Tips Praktis untuk Meningkatkan Brand Startup Anda

Startup merupakan suatu bisnis yang menyediakan solusi untuk suatu masalah. Membangun startup tidaklah semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan kerja cerdas, kerja keras, dan kesabaran dalam membangun hingga mencapai target yang kita tentukan.

“Membuat startup sangat susah, penuh ketidakpastian, keringat, dan tangisan. Banyak orang yang mengaku ‘so called mentor’ tetapi apabila kamu bertanya, mereka semua bisa – bisa memberi advice berbeda. Apa boleh buat, kita tidak bisa menlihat advice apa adanya. Pernah dengat kata orang ‘Don’t give up’? Bagaimana kalau mentor lain bilang, ‘ you must know when to give up’?….. – kutipan quote Rein Mahatma dari buku It’s My Startup.

Apa yang dikatakan oleh bang Rein memang benar, membangun startup ibarat membangun keluarga, butuh kesesuaian antara founder, co founder, dan tim dalam startup tersebut. Serta, passion dari setiap individe startup juga akan mempengaruhi kesuksesan dari startup yang mereka bangun.

Melakukan Branding untuk Startup

1. Kekuatan Produk

Salah satu hal yang menjadi faktor startup menjadi sukses adalah seberapa besar manfaat yang dapat diperoleh oleh pengguna startup. Produk yang kuat dari suatu startup merupakan produk yang mampu menyelesaikan masalah dari target pasar startup tersebut.

Anda sebagai komponen startup berusahalah untuk mengetahui hal yang terbaik untuk target pengguna startup dibandingkan target itu sendiri. Mulailah membangun startup dari suatu masalah kecil yang dimiliki oleh banyak orang.

2. Telusuri Akar Permasalahannya

Agar produk dari startup tersebut terbukti dibutuhkan oleh target pasar kita, kita harus memahami kebutuhan dan keinginan dari target pasar tersebut. Untuk memahami kebutuhan dan keinginannya, kita harus mengikuti keseharian mereka, terutama memperhatikan ketika mereka melakukan hal yang ingin dibantu oleh startup Anda.

Misalkan, startup memiliki solusi pemasaran online untuk distro, maka perhatikanlah bagaimana penjual distro tersebut memasarkan bisnis mereka secara offline maupun online, ketika Anda menemukan akar permasalahannya sigaplah untuk membuat startup.

3. Tidak Harus Berbeda

Umumnya kita melihat startup yang telah ada di dunia maya saat ini hadir dengan sesuatu yang baru, tak banyak orang akan menyangka hal tersebut akan tercipta. Namun, kesuksesan tidak melihat produk yang dibangun itu ide baru atau tidak. Kesuksesan hanya akan datang kepada orang yang sungguh – sungguh dan kreatif dalam membangun bisnisnya. Jadi, bagi Anda yang ingin membangun startup, ingat, startup tersebut tak harus ide baru. Ide boleh sama namun ciptakanlah hal yang unik dari startup Anda tersebut.

Banyak startup yang sukses pada saat ini merupakan hal yang sama namun ada sesuatu yang menjadi daya tarik sendiri dari startup tersebut, sehingga menimbulkan suatu ciri khas. Nah, ciri khas itulah yang akan membuat startup Anda dikenal oleh masyarakat.

4. Early Adopters

Tips keempat dalam branding startup adalah mengoptimalkan early adopters – orang – orang yang pertama kali menggunakan produk dari startup yang Anda bangun. Dengan adanya early adopters, salah satu strategi marketing word of mouth bisa kita raih.

5. Jauhkan Distraksi

Distraksi dalam berbisnis yakni menghindari pekerjaan yang menghasilkan uang. Cobalah untuk fokus membangun startup. Jika startup  yang Anda bangun belum menghasilkan uang, berkomitmenlah apabila telah ada penghasilan Anda akan fokus membangun startup tersebut. Percayalah, dengan menjauhkan distraksi hal ini dapat meningakatkan brand dari startup yang Anda bangun.

Nah, demikianlah artikel singkat tentang cara branding untuk suatu startup. Semoga artikel branding singkat ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *