3 Hal Sederhana Yang Bisa Membuat Brand Anda Semakin Terkenal

Berbicara mengenai brand, ini merupakan segala sesuatu yang terkait dengan sebuah perusahaan, produk, maupun jasa layanan termasuk semua atribut, baik yang memiliki wujud atau tidak berwujud. Nah, bagi seorang pebisnis penting untuk memahami sebuah pengertian brand apalagi jika sudah memilikinya. Dengan sederhananya, brand bisa dianggap sebagai sebuah cap atau merek yang nantinya akan dikedepankan dalam kegiatan pemasaran produk maupun jasanya.

Berbicara soal kegiatan marketing sebenarnya cukup banyak dan luas, serta tentu sudah sering dibahas. Pastikan Anda tidak menganggap remeh soal pembangunan brand, karena ini bisa menjadi aset terpenting yang bisa dimiliki sebuah perusahaan. Brand mampu memberikan nilai, brand mampu menciptakan diferensiasi serta memungkinkan Anda mendapatkan hasil jangka panjang.

Nah, kali ini kami akan mencoba mengulas tentang beberapa hal yang dianggap sepele namun dapat membuat brand milik Anda dikenal banyak orang, semakin dikenal dekat dan supaya menjadi ciri khas utama. Apa sajakah itu? Simak ulasan selengkapnya dibawah ini:

1. Logo Yang Menjadi Ciri Khas

Jangan sepelekan soal penggunaan logo brand bagi perusahaan atau produk Anda. Logo menjadi sesuatu yang penting karena akan selalu muncul pada setiap aktivitas pemasaran produk. Logo menjadi suatu identitas resmi dari sebuah brand, tujuannya sudah jelas yakni guna membedakan identitas brand sendiri dengan indentitas dari brand orang lain. Kemudian bisa juga difungsikan sebagai tanda jaminan kualitas atau mencegah peniruan / pembajakan.

Pastikan Anda membuat logo yang serapih mungkin dan sesuai dengan apa yang Anda jual. Logo yang sederhana dan lain dari pada yang lain akan semakin mudah dikenal masyarakat luas. Sebagai peringatan, pergantian logo yang terlalu sering sebaiknya dihindari karena logo menjadi ciri khas. Jika ingin melakukan pergantian sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu lama. Lihatlah contoh perusahaan Apple yang sudah memiliki logo yang sangat khas dan pergantiannya dilakukan dengan waktu cukup lama.

2. Slogan Brand Juga Menjadi Ciri Khas

Slogan atau mungkin sering disebut dengan istilah Tagline merupakan sebuah kalimat pendek yang sering dimunculkan setiap sebuah brand muncul. Entah itu dalam promosi, kegiatan pemasaran, penampilan logo, visualisasi di area kantor atau apapun yang berhubungan dengan brand tersebut. Jadi sudahkah Anda memiliki slogan sendiri untuk brand sendiri? menurut para ahli pemasaran,  slogan sebuah brand sebaiknya dibuat berirama, harus bersajak, serta wajib memiliki keterkaitan. Malah kadang-kadang ada banyak brand yang menghadirkan sebuah slogan yang dibuat dalam bentuk jingle maupun dalam bentuk lagu.

Ternyata pembentukan slogan semacam itu sangat menguntungkan, mengingat kata-kata yang ditampilkan dalam sebuah pengucapan berirama seperti lagu dapat mudah diingat. Setidaknya lebih menarik dibandingkan dengan kata-kata yang hanya direpresentasikan dalam bentuk pengucapan normal. Yang penting untuk diperhatikan lagi adalah kata kunci dalam slogan efektif dan sangat berguna untuk membedakan sebuah produk maupun brand dimiliki oleh Anda dengan brand lain. Terkadang sebuah slogan juga bisa sekaligus untuk menyampaikan misi utama perusahaan.

Apakah Anda ingat bahwa sebuah slogan dari suatu brand selama bertahun-tahun, ternyata bisa sampai menjadi kata-kata yang melegenda serta dapat diingat terus. Contohnya adalah slogan “Just do it” milik brand Nike, 1988 atau “Think different” milik Apple, 1998.

3. Memiliki Warna Ciri Khas

Untuk apa penggunaan warna yang khusus? Bukankah hal itu tidak mempengaruhi sebuah omset penjualan? Waow, jangan salah dan jangan menyepelekan penggunaan sebuah warna. Tahukah Anda bahwa pemilihan warna menjadi sangat penting ketika Anda sedang menciptakan brand identity. Khalayak ramai sebenarnya bisa dikatakan cenderung akan memilih brand yang mudah diingat disamping kualitasnya.

Jadi jangan heran apabila banyak sekali brand terkenal di dunia yang sampai-sampai mendaftarkan warna khas mereka sebagai merek dagang, sebagai contoh adalah Coca Cola (merah dan putih), Tiffany & Co. (biru), atau brand UPS (coklat). Jika untuk brand lokal, ada Telkomsel yang memiliki warna khas merah, serta Indosat yang slalu didominasi kuning. Jadi sudahkah Anda memiliki ciri khas warna untuk brand Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.