Beberapa Mitos Tentang Komputer yang Dipercayai Banyak Orang

Mitos-Tentang-Komputer

Komputer menjadi perangkat yang masih menjadi andalan untuk melakukan banyak hal mulai dari bekerja, browsing internet atau sekedar bermain game. Dengan kekuatan daya yang lebih besar dibandingkan smartphone, Anda bisa lebih leluasa. Seiring dengan populernya penggunaan komputer akhirnya menimbulkan banyak pengertian-pengertian yang sebenarnya salah kaprah atau hanya sebagai mitos belaka.

Pengertian yang salah tersebut lambat laun menyebar luas dan akhirnya dipercaya sebagai sesuatu yang benar meski kenyataannya cukup berbeda. Mitos-mitos yang beredar luas sebenarnya banyak dibantah dengan pembuktian, namun masih saja dipercayai. Nah, berikut ini adalah beberapa mitos-mitos populer yang tidak benar tentang komputer namun masih dipercayai orang:

1. Refresh Meningkatkan Kinerja

Mungkin Anda adalah salah satu orang yang mempercayai fitur Refresh pada komputer Windows dapat meningkatkan kinerja komputer. Ya, Refresh diakses melalui klik kanan pada Dekstop. Penggunaannya sangat lazim karena dipercaya akan meningkatkan atau menyegarkan kembali komputer.

Padahal tidak, karena Refresh hanya berfungsi untuk memperbaharui tampilan dekstop. Sebagai contoh, Anda melakukan perubahan pada dekstop atau pada folder, namun seketika tidak kunjung berubah. Maka Refresh menjadi alat untuk melakukan pembaruan tampilan. Umumnya dipakai untuk membantu merubah ikon-ikon , wallpaper dan lain-lain.

2. Sering Install Ulang OS Membuat Komputer Cepat Rusak

Ada beberapa alasan orang melakukan instalasi ulang sistem operasi, salah satunya adalah karena adanya virus membandel atau ingin upgrade saja. Namun ada yang memberi isu tidak benar bahwa sering install ulang OS dapat berdampak buruk pada komponen hardware.

Padahal kenyataannya tidak demikian, karena instalasi OS tidak berdampak signifikan pada kerusakan. Malah ini bisa membantu untuk menghilangkan virus yang dapat merusak hardware.

3. Screen Saver Harus Dipasang

Jika Anda masih menggunakan perangkat komputer lama, pendapat ini memang sepenuhnya benar. Dahulu layar monitor komputer masih menggunakan teknologi CRT dan membutuhkan bantuan Screen Saver untuk mencegah fosfor yang ada di dalamnya terbakar sia-sia. Jika sampai terjadi maka berpotensi bisa merusak layar monitor tersebut.

Namun untuk saat ini kebanyakan layar monitor menggunakan teknologi LCD dan LED sehingga Screen Saver tidak akan berpengaruh apa-apa pada komputer Anda. Justru dengan menggunakan Screen Saver maka akan menambah daya listrik.

4. Perangkat Lunak Terbaik adalah yang Premium

Masihkah Anda percaya bahwa software berbayar adalah software yang lebih baik dibanding software gratisan? Bisa demikian, namun tidak selalu. Kenyataannya saat ini sudah banyak software gratisan yang memiliki fitur-fitur menarik dan lebih baik dari pada software berbayar baik itu multimedia, produktivitas, maupun software game.

5. Banyak Anti Virus Membuatnya Semakin Solid

Saking takutnya dengan virus-virus berbahaya yang menyerang komputer, seseorang bahkan sampai memasang 2 sampai 3 software anti virus. Padahal ini adalah sesuatu yang bodoh karena berefek buruk. Dengan adanya lebih dari satu anti virus maka bisa terjadi aksi ‘saling serang’ antar anti-virus, mengingat setiap jenis anti virus memiliki perlakuan berbeda terhadap virus. selain itu memasang lebih dari satu anti virus juga sangat membebani kinerja komputer seingga jangan heran komputer menjadi ‘lemot’.

6. Layar Biru adalah Tanda Virus

Kepanikan melanda saat layar komputer tiba-tiba berubah menjadi biru dengan munculnya tulisan-tulisan yang akan pusing dibaca. Banyak yang menganggap bahwa itu adalah serangan dari sebuah virus. Padahal Blue Screen menandakan bahwa telah terjadi kesalahan yang diantaranya bisa disebabkan oleh hardware tertenty maupun bisa juga karena adanya kerusakan pada Harddisk komputer.

7. Magnet Bisa Merusak File atau Data

Takutkah Anda mendekatkan magnet dengan media penyimpanan seperti Harddisk, flashdisk atau SD Card? Ada yang bilang bahwa magnet dapat merusak atau menghapus data-data pada media penyimpanan.

Anggapan ini sebenarnya bisa dibenarkan, namun hanya untuk magnet dengan daya yang sangat besar atau sangat kuat. Nantinya data pada penyimpanan akan mengalami corrupt atau rusak dan dipastikan bisa hilang. Namun untuk magnet biasa dengan daya rendah tidak akan berdampak apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *