Pentingkah Membuat Related Post Pada Blog

Related-Post-Pada-Blog

Konten boleh bermutu, desain web boleh responsif dan gambar juga didukung dengan ilustrasi hasil buatan desain grafis mumpuni. Namun masih ada banyak hal yang harus diperhatikan kembali, salah satunya adalah trik dalam membuat orang lebih betah berlama-lama mengunjungi website kita. Oke, pertama adalah mengenai trik SEO yang memungkinkan halaman web Anda masuk ke page rank terbaik atau lebih bagus pada posisi pertama. Dari sana banyak orang yang melihat web Anda dan masuk untuk membaca artikel.

Namun seketika saat membaca artikel di web Anda, apakah Anda mampu untuk membuat pengunjung tersebut melihat lagi konten lain di web yang sama? Pada dasarnya seseorang akan mengunjungi konten lain di satu web menurut keinginan hati dan juga tergantung apakah ada konten lain yang layak untuk dikunjungi. Jadi inilah tugas Anda untuk memberitahukan bahwa ada konten lain yang mungkin layak dibaca seorang visitor melalui penggunaan fitur Related Post.

Ya, Related Post sendiri merupakan fitur yang menampilkan judul-judul postingan lain yang masih berkaitan dengan sebuah konten yang sedang dibaca.

Related Post umumnya diletakan dibawah artikel, tidak banyak hanya 5 sampai 10 saja yang tertampil. Yang terpenting adalah masih berkaitan atau masuk dalam satu kategori dari artikel yang sedang dibuka karena namanya saja artikel terkait. Jika Bukan disebut artikel terkait atau Related Post maka seharusnya dinamakan artikel lain atau berita lain. Berikut ini kami berikan ulasan tentang pentinya membuat Related Post pada setiap konten di website Anda:

1. Memudahkan mencari artikel dengan kategori yang sama lagi

Related Post yang tertera memudahkan seorang pengunjung untuk mencari konten yang dianggap masih sama kategorinya dengan konten yang sedang dibuka. Pada akhirnya mereka tidak perlu susah-susah menjelajah ke seluruh web Anda atau tidak membuat mereka harus keluar dan mencari artikel lagi di Google.

2. Betah berlama-lama di website Anda

Tujuan membuat web atau blog adalah untuk memberikan informasi dan hiburan bagi pengunjungnya. Dengan membuat Related Post akhirnya menjadikan para pengunjung lebih berlama-lama di web Anda untuk mengklik satu konten ke konten lain. Bukankah itu yang Anda harapkan? Kecuali Anda adalah tukang pemburu dollar yang tidak memiliki konten berkualitas dan hanya ingin menambah pengunjung untuk mendapatkan keuntungan semata melalui iklan-iklan.

3. Meminimalisir tingginya Bouce Rate

Bounce Rate adalah statistik yang menunjukan pengunjung masuk ke satu halaman web Anda kemudian tanpa berinteraksi lebih lanjut langsung keluar. Artinya mereka hanya membaca satu konten tanpa mengklik konten lain.

Namun dengan adanya penambahan Related Post memungkinkan para pengunjung untuk tidak hanya mengunjungi satu halaman dan keluar. Melainkan mereka akan mengunjungi halaman lain, akhirnya membuat angka Bouce Rate tidak terlalu tinggi selama kualitas artikel dan judul bagus.

4. Web Anda semakin bonafit

Dengan adanya Related Post membuat website Anda terlihat dan terkesan bonafit. Bagaimana tidak? Jika tidak ada daftar artikel terkait atau Related Post, maka Anda dikira jarang mengupdate artikel lagi. Atau mungkin dianggap tidak memiliki skill untuk membuat daftar Related Post.

Perhatikan pada blog-blog yang dibuat asal-asalan, pemiliknya tidak membuat Related Post karena artikelnya sangat sedikit. Kesimpulannya dengan adanya Related Post membuat Anda dituntut untuk membuat banyak lagi artikel.

5. Teknik SEO terselubung

Teknik SEO bukan selalu berbicara soal penggunaan kata kunci, namun juga termasuk dengan inbound link seperti penempatan Related Post. Inbound link sendiri adalah teknik penempatan link dari sebuah website untuk menuju halaman lain yang masih dalam satu website. Inbound link juga sering disebut internal linking. Kegunaan lain dari Internal linking adalah untuk memudahkan mesin pencari dalam menjelajahi, melakukan indeks seluruh halaman serta melihat struktur website maupun blog secara keseluruhan.

Demikian sedikit ulasan tentang pentingnya Anda menyertakan Related Post pada setiap halaman atau setiap artikel yang diposting. Diharapkan Related Post hanya berisi beberapa judul saja dengan jumlah 4 sampai 8 judul dan masih relatif satu kategori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *