Ini Tanda Strategi SEO Anda Gagal dan Faktor Penyebabnya

SEO menjadi indikasi sebuah kesuksesan blog, terutama dalam persaingan mendapatkan traffic yang tinggi. Pada akhirnya banyak blogger yang terus berlomba-lomba untuk mendapatkan peringkat terbaik pada mesin pencari. Tujuannya kemungkinan sudah jelas yakni mendapatkan traffic dan otomatis akan menambah pendapatan program pay per click mereka.

Sudah seberapa jauh perjalanan Anda dalam melancakan strategi SEO? Ketika sekian lama mengoptimasi kata kunci sebenarnya Anda bisa memperoleh cukup informasi yang bisa diolah melalui data analytics yang ada. Pastinya Anda akan mengetahui tentang berbagai perubahan yang signifikan pada blog.

Ketika ada kenaikan traffic dan melanjunya konten-konten Anda pada halaman depan mesin pencari berarti Anda sudah mendapatkan apa yang diharapkan. Tetapi jika terjadi penurunan traffic atau ranking keyword, tentu ini menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang kurang atau ada sesuatu yang harus diperbaiki. Dengan kata lain, penurunan semacam ini menjadi indikasi bahwa strategi SEO Anda gagal.

Bagi blogger penting untuk mengetahui apa saja tanda-tanda strategi SEO yang gagal. Nah, berikut ini kami akan mencoba mengulas tanda dan ciri paling umum pada strategi SEO yang dianggap sudah gagal:

1. Traffic Organic Turun Drastis

Traffic Organic? apakah ini? Ya, penting diketahui bahwa Traffic Organic adalah lalu lintas yang kita dapatkan langsung dari Mesin Pencari seperti Google, Yahoo, maupun Bing. Jadi lalu lintas ini tidak didapatkan pada pengunjung yang masuk melalui penulisan alamat lengkap blog melainkan berdasarkan kata kunci di mesin pencari. Organic

Traffic selain didapatkan dari pencarian web di mesin pencari, juga bisa didapatkan dari fitur lain mesin pencari seperti Google Images (Pencarian Gambar Google). Nah ketika Traffic Organic pada halaman Anda mengalami penurunan yang drastis, sebagai contoh pada awalnya dari angka 1000 menjadi 200, kemungkinan besar pastinya blog Anda mengalami masalah atau kegagalan dalam persaingan.

Atau mungkin lebih parahnya, Traffic Organic Anda sama sekali tidak mengalami kenaikan signifikan pada sudah beberapa bulan di optimisasi. SEO Anda telah gagal dan harus ada perbaikan seperti penambahan intensitas optimisasi keyword, atau mungkin dengan penggantian keyword yang dapat lebih mudah bersaing.

2. Peringkat Konten yang Menurun

Apakah Anda sering melakukan testing untuk melihat seberapa jauh dan seberapa efektif strategi SEO yang dilancarkan? Sekali-kali Anda harus menuliskan keyword yang teroptimasi pada salah satu atau beberapa konten Anda pada mesin pencari seperti Google. Kemudian lihat diperingkat berapa konten Anda?

Kegagalan SEO bisa terlihat ketika Anda menuliskan keyword pada blog sendiri namun ternyata menurun, dari peringkat 2 menjadi peringkat 10. Atau bahkan dari awal belum pernah memasuki page one sampai sekarang. Mungkin hanya tembus page 3 atau 5. Tentu ini kasus yang cukup parah. Apakah Anda yang terlalu memaksakan persaingan keyword atau memang ada elemen SEO friendly yang kurang.

Jika sudah mengetahui bahwa SEO gagal? apa yang harus dilakukan? Tentu saja evaluasi, perbaikan dan lancarkan strategi lebih jitu lagi. Yang penting adalah evaluasi, yakni mengetahui apa penyebab kegagalannya.

Banyak faktor yang menjadi penyebab kegagalan SEO, berikut contohnya:

  • Link Building yang Keliru

Mungkin Anda melancarkan teknik link-building yang buruk dan justru inilah yang menjadi penyebab yang seringkali mengganggu SEO. Update algoritma Google Penguin memang cukup cerdas untuk menghukum praktisi link-building yang dianggap curang seperti membeli link, melakukan spamming serta melakukan link-building di website yang mungkin tidak relevan. Lebih bagus sebenarnya Anda mendapatkan backlink secara natural lewat content-publishing.

  • Tidak Memanfaatkan Elemen

Tittle Tag, Meta Tag, Meta Description menjadi beberapa elemena yang sangat penting dan benar-benar berpengaruh pada keampuhan dalam optimisasi kata kunci. Mungkin Anda melupakan hal ini dan menjadi sumber utama penyebab kegagalan SEO. Pastikan perbaiki dan isi seluruh elemen yang dianggap pendukung SEO.

  • Optimisasi Berlebih

Konten yang banyak keyword justru bukan menjadi keuntungan untuk mendapakan peringkat baik. Apalagi jika sudah membuat konten tidak relevan dan tidak enak dibaca. Ranking malah menjadi turun atau sama sekali tidak pernah naik. Perhatikan juga apakah ada duplikat konten, hidden text, heading yang kurang pas dan faktor lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *