Tips Menjual Barang Elektronik Bekas Via Online, Penting Untuk Dibaca

Barang bekas atau second yang cukup ramai dicari pada situs jual beli online adalah barang-barang elektronik. Ya, entah mengapa justru barang-barang seperti kamera, konsol game, gadget, komputer dan sebagainya lebih diminati. Ada banyak alasan, diantaranya adalah untuk mendapatkan harga yang lebih murah atau bisa memilih-milih mana barang dengan kualitas masih bagus. Dengan fitur kategori pada situs jual beli online seorang seller atau buyer bisa dengan mudah menjual dan membeli barang.  Lagipula dengan fasilitas online semacam ini seorang seller dapat menuliskan daftar harga dan spesifikasi barang.

Selain itu, dengan transaksi via online memungkinkan Anda terhindar dari praktek calo atau perantara yang membuat Anda harus mengeluarkan biaya lebih banyak. Nah, bagi Anda yang ingin menjual barang elektronik bekas via online, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tujuannya sudah tentu agar barang Anda cepat laku dan mendapatkan harga yang sesuai atau minimal tidak jauh-jauh dari harga penawaran.

Simak tips dan ulasannya berikut ini:

1. Pilih Situs Yang Ramai

Ada banyak opsi situs jual beli, baik yang dianggap populer atau situs yang kurang populer. Situs jual beli yang ramai memungkinkan barang Anda cepat laku karena akan ada banyak orang yang melihat produk Anda. Tidak perlu yang berskala internasional, cukup situs dengan skala nasional saja.

2. Memilih Kategori Yang Tepat

Jangan salah untuk menempatkan barang pada situs jual beli online. Maksudnya adalah Anda tidak boleh salah menempatkan kategori barang. Bila yang Anda jual adalah sebuah kamera, maka sebagai contoh Anda harus memasukannya pada kategori Elektronik/Gadget dengan sub kategori Fotografi dan masukan ke dalam kelompok jenis kamera baik itu DSLR, kamera pocket atau mungkin kamera lain. Salah kategori memungkinkan barang sulit dicari oleh orang yang ingin mencari barang Anda.

3. Situs Dengan Fitur Lokasi

Jangan menyepelekan fitur lokasi di situs jual beli online. Fitur ini memungkinkan para pencari barang untuk mendapatkan barang namun dengan lokasi seller yang tidak jauh dari domisilinya. Lagipula jika Anda mendapatkan seorang buyer dengan lokasi yang tidak jauh memungkinkan bisa melakukan transaksi langsung baik bertemu di lokasi yang ditentukan maupun sistem COD (Cash on Delivery). Bahkan dengan transaksi bersama orang yang tidak jauh domisilinya tentu akan menguntungkan karena dapat menghemat biaya ongkos kirim dan seorang calon buyer bakal bisa melihat barangnya langsung.

4. Menggunakan Foto Yang Jelas

Gunakankah kamera yang berkualitas saat mengunggah foto barang yang akan dijual. Komposisi yang tepat dan pencahayaan bagus. Jangan salah, sebuah barang dengan pencahayaan kurang memadai justru bisa terlihat kurang bagus, kadang-kadang malah memperburuk penampilan. Alhasil nantinya akan membuat nilai penawaran semakin rendah karena dianggap barang rusak. Jika di foto dalam ruangan pastikan lampu dinyalakan.

5. Kondisi Barang Disertakan

Lengkapi lapak dagangan Anda dengan tulisan tentang kondisi barang, tahun keluaran, garansi dan berapa lama dipakai atau mungkin bisa apa saja plus minusnya. Anda tidaka perlu menuliskan spesifikasi barang secara lengkap seperti para penipu di situs jual beli. Anggaplah para buyer sudah memahami spesifikasi barang. Yang penting adalah bagaimana kondisi dan plus minusnya sebuah barang. Dengan penyertaan tulisan lebih detail memungkinkan barang akan cepat laku karena buyer menganggap barang Anda orang jujur dan terus terang.

6. Berikan Alasan Menjual

Tahukah Anda bahwa seorang buyer dalam hati terkadang ingin mengetahui mengapa Anda menjual barang elektronik tersebut. Untuk itulah sebenarnya penulisan alasan penjualan barang bisa Anda sertakan. Sebagai contoh Anda menulis ‘ini barang bagus, tapi saya ingin upgrade ke seri diatasnya’ atau mungkin Anda bisa menulis ‘sebenarnya sayang untuk dijual, tapi saya sudah tidak punya waktu untuk menggunakannya’.

7. Jangan Sertakan Harga Nett

Ada saja penjual yang tidak sabar melayani para calon buyer sehingga mereka langsung menuliskan harga Nett. Padahal jika Anda masih dapat nego memungkinkan akan banyak calon pembeli yang akan menghubungi Anda. Tapi jika sudah tertulis harga Nett maka hanya ada orang tertentu yang berani dengan harga tersebut yang akan menghubungi Anda. Sertakan harga sedikit diatas harga pasaran agar Anda bisa menjualnya dengan harga yang tidak terlalu rendah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *